Focus and Concern in your Goal Leading You Get Success

Focus means concentrate. We often hear about this. But in doing something many of us cannot focus as well as possible.We need to focus so we can get succes because without it we’ll get nothing.In this article I just want to share my mind about focus. I’m so sorry if i mix my language coz I’m still learning in English Writing.

Dalam hidup kita perlu fokus tentang apa yang akan kita kerjakan dan kita kuasai. Karena hanya dengan fokus lah maka kita akan menjadi seseorang yang kita inginkan. Meskipun begitu sulit untuk fokus. Bergitu sulit untuk menggali apa yang ada dalam diri kita.

Yah kemampuan berhubungan secara intra personal atau dengan diri sendiri memang membutuhkan kecerdasan tersendiri. Tapi bukankah setiap manusia itu unik. Setiap manusia memiliki potensi dan kecerdasan masing-masing yang telah dianugerahi oleh Allah sang pencipta. Harusnya dengan kemampuan dan potensi yang telah dianugerahi itu kita mampu menemukan dan menggali apa yang terkandung dalam diri kita. Kemudian menekuni dan mendalaminya secara fokus. Sehingga tercapailah sosok manusia cerdas yang memiliki keahlian khusus yang telah diasahnya sendiri.

Fokus itu sendiri, seperti yang pernah saya baca di sebuah artikel memiliki kemampuan luar biasa. Sebagai ilustrasi saya akan menggambarkan kemampuan matahari yang menyinari bumi. Sinar yang dipancarkan matahari begitu berarti bagi tumbuh dan kembangnya makhluk di bumi. Tumbuh-tumbuhan tentu saja tidak akan bisa berfotosintesis tanpa sinar matahari yang hebat itu. Pendek kata tak ada yang menyangkal hebatnya sinar matahari. Tapi sinar matahari yang begitu hebat dapatkah menembus baja? Setahu saya tidak sama sekali. Sinar yang bisa melakukan itu dengan hebat adalah sinar laser. Kenapa laser, karena sinarnya begitu fokusnya pada satu titik atau objek sehingga apapun yang terkena sinar fokus dari laser pasti akan memberi bekas yang sangat significant. Energi yang dipancarkannya hanya fokus pada satu titik.

Sekarang kembali berbicara tentang pribadi kita sendiri. Apakah kita sudah fokus? Aku yang menulis artikel fokus ini sendiri sebenarnya adalah orang yang sangat tidak fokus. Kesenangan yang aku miliki adalah terus berpindah dari satu fokus ke fokus lain. Dari satu bidang ke bidang lain. Sehingga yang dapat aku lakukan hanyalah meloncat loncat. Yah kalo mau dilihat positifnya sebenarnya keahlianku justru adalah meloncat loncat itu. Syukurnya aku termasuk orang yang gampang belajar hal baru dan termasuk cepat beradaptasi (hehehehe, ini mah penilaian pribadi…)

Tapi kenapa ya kali ini aku mandeg. Kadang aku merasa jeda beberapa bulan ini malah tak ada yang terisi sama sekali. Aku merasa tidak maju sama sekali. Itu yang sering aku fikirkan. Tapi terkadang justru sebaliknya, fikiran positifku mengatakan bahwa justru banyak hal baru yang kini telah aku pelajari. Pelajaran baru itu terkait erat dengan alam semesta dalam sebuah suasana penuh kemerdekaan aas berhak mempelajari semuanya sesuai yang aas rencanakan. Kenyamanan dan fasilitas, dengan kehidupan yang nyaris tanpa konflik besar. Apa yang kurang dalam hidup aas saat ini???

Sebuah sisi lain dari diriku mulai mengatakan bahwa aku sangat bersyukur dengan kehidupan yang kini kujalani. Tentu saja tak semua orang bisa menjalani seperti yang kini kujalani. Bahkan bisa jadi ada jutaan orang disana yang sangat mengidamkan kehidupan tenang seperti yang kini sedang kujalani. Sederhananya, aku harus sadar bahwa semua ada waktunya. Ada waktunya kita merasa bahagia, tapi ada pula waktunya bagi kita untuk merasakan kesedihan. Ada waktunya kita dipenuhi dengan kemudahan, tapi ada pula di lain waktu kita dihadapkan pada berbagai kesulitan. Badai pasti berlalu, habisnya gelap pastilah kan ada terang. Sebagai manusia kita harus berusaha terus menerus, tanpa pernah lupa berlajar tentang kesalahan yang pernah kita lakukan di masa lalu sebenarnya itu untuk dijadikan evaluasi untuk kemajuan kita ke depan. Berdo’a pada Allah sang maha juga hal utama yang tak boleh kita lupa. Berjalan seiring sejalan mencari solusi untuk kehidupan yang lebih baik, saling mendukung, saling membahagiakan dan saling mengingatkan. Sembari mengutip ayat Allah “…dan saling Mengingatkan dalam kebenaran dan saling mengingatkan dalam kesabaran…”.

Posted on March 19, 2009, in My Day Dreaming and tagged , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: