Membangun Karir dalam Rumah Tangga Bag.2

Allahu Akbar…Pertolongan Allah itu dekat, bahkan teramat dekat. Paling tidak itulah yang saya yakini ketika saya mulai merasakan kesulitan-kesulitan hidup dalam menapaki bumi Allah. Saya berfikir mungkin kesulitan yang pernah saya alami, masih kalah jauh dengan orang lain yang hidupnya jauh lebih sulit. Karena kesulitan yang saya alami hanya sebuah proses adaptasi, yang benar-benar sulit buat saya yang anti kemapanan. Jawaban dari doaku akhirnya datang. Akhir juli 2006 saya telat haidh, awal agustus saya tes ternyata benar positis hamil. Bersamaan dengan itu pula panggilan dari perusahaan Telkomsel tak kunjung datang. Saya lega karena berarti ini adalah hal terbaik yang harus saya syukuri.

Pelan pelan suami mulai menekuni usaha berkebun bunga, kemudian berdagang busana Muslim, berdagang obat herbal, hingga beternak sapi perah yang diperlihara orang lain. Semuanya memberi pemasukan yang mulai mencerahkan hidup kami. Semuanya kami lakukan dengan bekerjasama dan saling mendukung, walaupun tak jarang pula ada adu argumentasi diantara kami dalam hal pengambilan keputusan bisnis.
Masa-masa awal kehamilan agak berat buat saya. Mungkin karena pengalaman pertama, ditambah rasa rindu untuk pulang ke Medan. Beratnya di masa kehamilan trimester pertama membuat saya benar-benar kangen pada ibu. Jadi teringat mungkin ibu juga mengalami hal yang sama ketika mengandungku. Rasa mual di pagi dan sore hari. Tekanan psikologis yang sering tidak menentu. Mood yang gampang berubah, rasa lapar tapi ketika makan terasa ingin muntah, semuanya membuat tidak nyaman. Duh….hamil itu rasanya memang bener-bener tidak enak. Kadang-kadnag muncul rasa benci pada suami, tanpa kita tau penyebabnya. Pokoknya serba salah deh.

Tapi akhirnya saya membuat konsep diri. Mulai banyak membaca dan menggali informasi. Menjalani kehamilan harus dengan perasaan yang bahagia, karena itu akan sangat berpengaruh pada perkembangan psikologi janin yang sedang dikandung. Setidaknya itulah awal yang saya lakukan untuk menjalani peran sebagai calon ibu ketika itu. Pikiran positif terus saya kembangkan, rasa mual ternyata bisa diatasi dengan obat dan vitamin juga susu ibu hamil. Walaupun rasa gampang lelah dan sering pusing masih tetap ada. Setidaknya suami benar-benar mengerti perubahan psikologi yang sedang dialami istrinya. Makanya hamil 3 bulan dia bersedia mengantarku pulang ke Medan. Cihuyyyyyyyyyyyy…..sejak menikah pergi, ketika harus pulang ke rumah orangtua lagi rasanya bahagia sekaleeeeeeee…

Awalnya kita sepakat melahirkan pertama pengennya di Medan. Suami setuju, tapi karena satu dan lain hal ketika itu suami harus pulang ke Jawa, dan saya dipanggil pulang, maka dengan berat hati kesepakatan itu bubar. Usia kehamilan 6 bulan saya pulang sendiri ke Jawa memenuhi panggilan suami. Yah demi menjalani peran sebagai istri sholehah, maka saya harus taat pada suami. Lagi-lagi saya mencoba untuk ikhlas dan berusaha untuk lebih mementingkan hal prinsip ketimbang keinginan pribadi yang bersifat memenuhi ego. Dalam situasi seperti ini saya sering berdoa pada Allah, agar melapangkan dada ini seluas langit dan bumi, agar menjalani hidup berumah tangga bisa tanpa beban dan ikhlas tanpa tekanan. Seringkali saya merasa seperti menjadi orang lain, tapi seringkali pula saya menyadari bahwa hidup yang saya jalani adalah kehidupan yang memang sedang dibimbing Allah.

Menikmati waktu lebih banyak bersama keluarga, hidup cukup dan jauh dari konflik serta punya waktu lebih untuk bisa memanfaatkan dan mengembangkan potensi diri dari rumah rasanya anugerah sekali. Memiliki mertua yang baik hati, perhatian dan penyayang (walau dalam beberapa hal tetap ada yang tidak sesuai) juga kakak ipar yang selalu murah hati. Rasanya berdosa diri ini jika tak banyak bersyukur.

bersambung :
Membangun Karir dalam Rumah Tangga Bag.3

Posted on April 21, 2009, in My Day Dreaming and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: