Anne Ahira ahlinya internet marketer di Indonesia (Suka duka…Bag.2)

Salam Bloggers…ini lanjutan posting sebelumnya…
————————————————-
Ujian Ketiga: Disangka Sakit Jiwa Dan Dibawa ke PSIKIATER!

ABers tahu… saya melakukan satu kesalahan fatal waktu itu! Saat saya belum berpenghasilan, saya memutuskan untuk berhenti total mengajar, dan fokus pada IM! Saya memang memiliki cukup banyak tabungan, tapi saya belum tahu kapan saya berhasil, karena masih belajar!

Kalau berhasil saya SANGAT YAKIN, saya pasti bisa. Saya memang orangnya pede-an Big Grin (seringai besar, tertawa), tapi soal waktunya, saya tidak tahu pasti, karena namanya juga masih belajar! Dan belum pengalaman.

Hanya saja saya berpikir, kalau terus dilakukan saya yakin pasti berhasil, dan harus berhasil. Cuma itu yang ada di kepala saya waktu itu! So, saya terus melakukan!

Tapi lalu… uang yang saya kumpulkan dari hasil mengajar habis semua! Tidak main-main, uang saya habis ratusan juta saat belajar
Internet Marketing. Dan itu saya keluarkan sebelum saya menghasilkan $8 pertama!

Biarlah uang tabungan saya habis, tokh memang TIDAK ADA “sukses besar” yang gratisan Saya paham, jika saya ingin sukses, dan MAJU,
saya harus berani ber INVEST. Nah betenya, saya malah dibilangin ‘sakit jiwa’ oleh kawan, karena mereka tahu saya mengeluarkan
uang sebanyak itu untuk sesuatu yang –saat itu- Internet Marketing masih dianggap “aneh” di Indonesia. Tidak jarang kawan saya bilang
bisnis online itu ‘scam’. Sementara saya meninggalkan pekerjaan ‘enak’ saya demi itu semua!

Tidak ada yang mau mendengar keyakinan saya. Tidak ada yang paham mimpi-mimpi saya. Saya malah dikatain “anak durhaka”. Katanya saya orang ‘tersesat’, pikiran saya sudah ‘gelap’, saya tidak mau mendengarkan nasehat orang lain, termasuk orang tua.

Akhirnya saya dibawa ke sebuah rumah sakit, saya dipaksa untuk ketemu PSIKIATER karena saya disangka memiliki gangguan jiwa! Orang
tua saya khawatir mimpi saya ‘terlalu kenceng’ jadi akhirnya gila. Laughing (tertawa) Saya benar-benar tidak kuasa, kecuali nurut
saja sama mereka, kalau saya disangkanya stress berat dan memiliki gangguan jiwa sampai akhirnya dibawa ke psikiater!

Tapi ada kejadian lucu waktu itu, saya minta kepada orang tua saya untuk menunggu saja di luar, biar saya ‘curhat’ sendiri masalah saya pada sang Psikiater. 2 jam lebih saya berbicara, orang tua saya menunggu di luar merasa khawatir karena saya di dalam begitu lama. Mungkin mereka berpikir pastilah ini si Ahira gangguan jiwanya parah.. Tongue (meledek) Nah, padahal, waktu saya di dalam itu asyik bercerita tentang mimpi-mimpi saya, dan si dokter malah tertarik dan banyak bertanya balik kepada saya tentang AFFILIATE
MARKETING.

Jadi sebenarnya, selama 2 jam lebih itu bukan saya yang konsultasi sama si dokter, tapi si dokter konsultasi internet marketing dengan saya. Saat saya keluar ruangan, si dokter dengan matanya berbinar-binar, dia langsung jabat tangan kedua orang tua saya dan bilang
“Luar biasa, anak Anda ini pintar sekali, saya ingin belajar lebih banyak dari dia”, dan si dokter itu juga bilang kepada saya “Ahira, nanti kita telpon-telponan ya!”

Melihat itu semua, orang tua saya tambah bingung… mungkin dalam benaknya dia ingin bertanya… “Jadi dok, anak saya tidak GILA?”… Ato karena saking gilanya anak saya jadi bisa menghipnotis orang?? Dan dokter barusan kena jadinya ikut gila?? Big Grin (seringai besar, tertawa) LoL… Anyway, di atas adalah beberapa kejadian dari sekian banyak rintangan yang saya hadapi. Meski pun beberapa kejadian
kelihatannya ‘lucu’, tapi waktu saya menjalaninya saat itu, benar-benar terasa sangat berat dan menyakitkan.

Mungkin teman-teman pernah dibilangin ‘gila’ oleh teman, saudara, dan keluarga gara-gara belajar internet marketing, tapi pernah nggak seperti saya bener- bener dianggap ‘gila’ sampai di bawa ke Psikiater?! Tongue (meledek) Seperti biasa.. saya hanya diam saja. Saya tidak suka keributan. Jadi saya nurut saja…

Ujian Ke-empat (Klimaks!): Dicampakkan Mama

Apa yang paling berat dari semua ujian yang saya dapatkan sebelum saya menggapai kesuksesan saya? Yaitu pada saat Mama tidak bertanya kepada saya BERBULAN-BULAN. Ibu saya akhirnya mendengar selentingan kalau saya sering keluar malam dan pulang di
antar laki-laki yang berbeda setiap hari. Ntah dari siapa beliau mendengar kabar semua itu… dan saya paham kenapa orang tua saya
bisa langsung percaya begitu, karena sebelumnya mereka memang sudah ‘curiga’ kalau saya sering tidak pulang, pas ketemu, mata merah, mungkin Narkoba!

Sekarang tiba-tiba diusir oleh Ibu Kos yang notabene dianggapnya ‘sangat baik’ oleh orang tua saya, dan yang terdengar oleh Ibu saya waktu itu bahwa ibu kos mengusir saya karena soal ‘ganti-ganti cowok’ tadi.. dan pulang pagi! Mak nyos deh gue kelihatan 100% jadi
tersangka! Waktu itu tiba-tiba jam 6 pagi Mama saya datang ke tempat kos saya, dia mengetuk pintu keras sekali, waktu saya buka, saya lihat ada Mama sedang berdiri di depan pintu, matanya berkaca-kaca, beliau memandang saya dengan penuh kemarahan,
mulutnya bergetar, seolah dia ingin menjerit tapi amarahnya tidak bisa keluar… Dan saya hanya berani bertanya “Mah, ada apa?”.

Dan Mama saya akhirnya sambil menangis bilang.. “Kamu, sangat mengecewakan Mama!” ….lalu beliau pergi meninggalkan saya, tanpa memberi saya kesempatan untuk berbicara, dan setelah itu saya tidak disapa berbulan-bulan.

ANAK MANA yang kuat diperlakukan seperti itu? Pagi itu saya merasa amat sangat berdosa. Sungguh, saya belum pernah melihat Mama
saya seperti itu. Biasanya kalau saya ‘nakal’, Mama suka panggil nama lengkap saya semua! “Anne Ahira Dewi!!” Nah, itu berarti dia lagi
marah! Tapi seumur hidup saya belum pernah melihat Mama saya nangis dan bilang kalau dia kecewa gara-gara saya. Kejadian pagi itu
betul-betul membuat saya langsung K.O!!

Teman-teman tahu, hari itu di mana saya benar-benar terpuruk, sebenarnya merupakan titik balik kesuksesan saya. JIKA mama saya tidak datang dan tidak meng-K.O saya pagi itu, belum tentu saya
bisa seberhasil seperti sekarang. Karena setelah melihat Mama saya menangis dan meninggalkan saya pagi itu… telah membuat saya ‘bersumpah’.

Saya masih sangat ingat, bagaimana tubuh saya gemetar hebat waktu itu, dan saya bersumpah di atas Sajadah….”DEMI ALLAH SAYA AKAN BERHASIL”.

“Demi Allah Mama saya akan berhasil… Demi Allah Mama saya akan berhasil… ” Kalimat itu saya ucapkan hingga ratusan kali sambil terus menangis, dan histeris!!

ABers tahu kenapa saya seperti itu? Karena saya menyadari, saya sudah kehilangan SEMUANYA. Teman mentertawakan, semua saudara
mengatakan saya anak durhaka, tabungan saya semua habis, pekerjaan tidak ada, dan kini orang tua saya mencampakkan saya.
Mereka semua sudah tidak mau menyapa!

Tidak ada jalan lain bagi saya untuk mendapatkan semuanya kembali kecuali saya harus berhasil. Saya berpikir, tidak apalah saya belajar
Internet Marketing sendirian, tidak ada guru, tidak ada teman, puyeng saat belajar semua bisa saya makan sendiri, asal saya MAU MELAKUKAN!

Tapi yang paling berat bagi saya waktu itu adalah saat saya kehilangan ‘cinta’. Cinta dari teman, cinta dari saudara, cinta dari orang tua.

Rasanya saya seperti hidup di jaman Nabi Adam. Tinggal sendirian di muka bumi ini! Kasihan deh gue..! Tongue (meledek) Okay… Hari-hari pun berlalu. Meski begitu Saya tidak pernah menyerah, saya masih
mengerjakan IM, sendirian. Lalu sedikit demi sedikit, semuanya mulai menampakan hasil.

Untuk mendapatkan $8 pertama sulitnya minta ampun. Saya perlu waktu belajar hampir 2 tahun untuk mencetak $8 pertama! Tapi setelah $100 pertama saya terima, ternyata untuk mencetak $500 berikutnya tidak terasa begitu sulit. Big Grin (seringai besar, tertawa)

Dan setelah saya mampu menghasilkan $500 per bulan, untuk kemudian menghasilkan $5,000 per bulan, kok jadi tambah mudah ya? Batting Eyelashes (mata genit, mengerling) Dan lalu setelah saya mendapatkan $5,000 per bulan, untuk kemudian mendapatkan
$25,000, $50,000, bahkan lebih dari $100,000 menjadi jauh lebih mudah.

Dan begitu terus selanjutnya….
Alhasil… Gara-gara INTERNET MARKETING…rumah saya sekarang jadi ada di mana-mana. Big Grin (seringai besar, tertawa)
Gara-gara INTERNET MARKETING… saya kok jadi sering keliling dunia? Batting Eyelashes (mata genit, mengerling)
Gara-gara INTERNET MARKETING… perasaan uang saya tiap hari kok nambah terus seh?! Tongue (meledek)
Gara-gara INTERNET MARKETING… saya bisa mengirim orang tua untuk pergi Haji. Dan membiarkan mereka untuk melakukan Umroh 2
atau 3 bulan sekali. Kalo mereka kuat, mau sebulan sekali juga boleh deh! Dan alhamdulilah saudara hingga tetangga juga kebagian!

Gara-gara INTERNET MARKETING… banyak anak yatim yang akhirnya bisa disekolahkan, fakir miskin dan janda-janda bisa terbantu
kehidupan mereka.

Gara-gara INTERNET MARKETING… beberapa rumah ibadah telah dibangun, jalan-jalan di kampung diperbaiki, dan alhamdulillah, akhirnya saya juga bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang lain.

Dan Gara-gara INTERNET MARKETING…
Saya akhirnya belajar HIDUP!

Saya belajar dari keterpurukan, saya belajar dari setiap kegagalan, dan saya belajar dari setiap kerugian. Karena PROSES itu semua yang telah saya lewati, akhirnya telah melahirkan seorang Anne Ahira yang kuat, Anne Anne yang bijaksana pada dirinya, dan Anne Ahira yang
tahu bagaimana harus bersikap jika ingin menjadi orang besar dan sukses!

Nah, sekarang, bagaimana dengan ANDA?

Sudah berapa kali Anda frustasi? Sudah berapa ratus kali Anda gagal? Dan berapa kali Anda BELAJAR dari kesalahan Anda sendiri dan atau orang lain? Tahukah teman-teman, APA yang sebenarnya membuat saya menjadi KAYA?
–Ahira–

Posted on May 14, 2009, in Sucess Story and tagged , . Bookmark the permalink. 3 Comments.

  1. Ahiraaaa…ruarrrr biasa..

  2. memang kesuksesan membutuhkan kerja keras dan ketekunan,tiak ada yang instan dalam bisnis internet.anne ahira luarr biasa..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: